IP

Senin, 15 Februari 2010

Anak Jalanan Senen Mampu Produksi Sandal


VIVAnews - Upaya Yayasan Pelita untuk mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja patut diacungi jempol. Sebab yayasan yang mengelola rumah singgah itu telah melatih 60 anak jalanan untuk dapat berkarya, salah satunya membuat sandal. Dalam sehari mereka mampu memroduksi 25 pasang sandal yang terbuat dari sponge.

Di rumah sederhana yang terletak di Jalan Kosambi 12 RT 010/08, Kelurahan Bungur, Senen, Jakarta Pusat itu, selain diajari cara membuat sandal, anak-anak juga dilatih menyablon, komputer, tata boga hingga pendidikan paket A, B dan C. Keterampilan ini telah dijalani mereka sejak tiga tahun terakhir.

Untuk membuat satu sandal, biasanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit. Pembuatannya pun dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya. Meski demikian, hasil yang diperoleh tak kalah jika dibandingkan dengan sandal-sandal produksi pabrikan yang dijual di pasaran. Selain model yang dibuat beraneka ragam, kondisi fisik sandal busa yang dibuat juga nyaris sempurna.

Sayangnya, walau kualitasnya cukup bagus, pemasarannya saat ini masih terbilang kurang. Akibatnya, produksi mereka nyaris tak tersentuh masyarakat.

Ketua Yayasan Pelita Rukman Suwirya mengatakan ketrampilan membuat sandal merupakan salah satu program peningkatan kualitas anak.

Rukman juga menyebutkan sandal produksi anak ini telah coba dipamerkan di berbagai ajang yang diselenggarakan Pemprov DKI maupun Pemkot Jakarta Pusat. Sayangnya, minat masyarakat masih minim terhadap sandal ini.

“Mungkin masyarakat lebih memilih pada sandal yang bermerek dan berkualitas,” kata Rukman.

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar