IP

Rabu, 03 Maret 2010

Merokok di Terminal Lebak Bulus, Push Up 10 X


VIVAnews – Pengelola terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengapresiasi larangan merokok di sembarang tempat, termasuk di dalam angkutan umum, yang disosialisaikan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo hari ini.

"Mulai besok (Jumat 5 Maret 2010), siapapun yang merokok bukan di tempatnya (termasuk di dalam angkutan umum) akan kami suruh push up 10 kali," kata Ferdinand Karel Wowo, Kepala Terminal Lebak Bulus.

Sebab, pengelola terminal Lebak Bulus telah menyediakan area khusus untuk perokok.

Nah, untuk menjalankan pengawasan terhadap awak kendaraan umum, calon penumpang, petugas terminal, serta pedagang agar tidak merokok di sembarang tempat, maka pengelola terminal akan menurunkan 30 petugas. Mereka akan ditempatkan di setiap penjuru terminal.

"Kami kan juga punya CCTV. Nanti setelah selesai diperbaiki, kamera ini akan membantu kami untuk mengawasi perokok,” katanya.

Rencana tindakan pengelola terminal ini merupakan aplikasi dari peluncuran stiker kawasan anti rokok di Terminal Lebak Bulus yang dilakukan Fauzi tadi pagi.

Selain itu, Fauzi juga memberi penyuluhan awak angkutan umum, calon penumpang, petugas terminal, serta pedagang tentang bahaya rokok.

Peluncuran stiker merupakan kerjasama Pemprov DKI dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dan Yayasan Jantung Indonesia.

Ketua YLKI Husna Zahir mengatakan penempelan stiker anti rokok di angkutan umum tidak akan efektif tanpa peran serta sopir dan kondektur.

"Mestinya pengemudi dan kondektur tidak merokok, supaya dia punya posisi tawar untuk menegur penumpang," kata Husna.

Untuk memperkuat kampanye anti rokok, Pemprov DKI Jakarta kini juga sedang mempertimbangkan untuk merancang peraturan daerah (perda) khusus tentang larangan merokok. Sebab, aturan yang ada selama ini dinilai sudah tidak efektif.

• VIVAnews

Selasa, 02 Maret 2010

Solusi Tepat untuk Atasi Masalah Uban

VIVAnews - Seiring bertambahnya usia, selain wajah, rambut juga akan mengalami proses penuaan. Tahun lalu, para ahli kesehatan rambut (trichologist) melakukan penyelidikan terhadap produk perawatan rambut antipenuaan. Hasilnya, ternyata, tak hanya wajah yang bisa terhindar dari efek penuaan, rambut pun bisa terlihat tetap berkilau dan indah tanpa uban.

Namun, perawatan dari produk kesehatan rambut tidak seperti krim yang biasa digunakan untuk mencegah penuaan pada wajah. Menggunakan produk perawatan rambut hanya akan melindungi bagian rambut saja. Tapi, tidak mencegah datangnya uban.

Gangguan pada rambut mungkin hanya mengalami sel-sel mati dengan maksimum lima tahun siklus hidup. Tapi, kilau rambut pada wanita biasanya dapat terlihat alami tergantung usia. Rata-rata wanita usia 18 tahun, kondisi rambut akan terlihat lebih berkilau selama beberapa tahun ke depan. Tidak hanya kilau dan warna yang berbeda, Philip Kingsley trichologist menjelaskan tekstur rambut di usia 18 juga lebih halus dan lebih lembut.

"Ketika beranjak tua, folikel rambut memproduksi rambut tipis, yang lebih rapuh," katanya.

Tentu saja, kondisi penuaan rambut bukan hanya disebabkan kekurangan volume dan kilau rambut. Perubahan dalam kadar hormon dapat juga mempengaruhi kualitas kesehatan rambut. Seiring bertambahnya usia, kualitas rambut juga bisa menjadi sinyal bahwa Anda terlihat lebih tua.

Jika mengalami perubahan pada rambut Anda seiring bertambahnya usia, ada cara untuk membuatnya tampak lebih muda. Meski cara ini tidak akan mengubah struktur rambut Anda, tetapi dapat bekerja secara sederhana untuk memberikan rambut Anda lebih tebal, lebih berkilau. Beberapa kunci yang perlu Anda ketahui untuk kesehatan dan kecantikan rambut, di antaranya adalah :

Tidak bervolume
"Kurangnya volume rambut tidak selalu berkaitan dengan usia," kata Kingsley. Rendahnya kadar zat besi, masalah tiroid, gizi dan kondisi hormonerelated, seperti 'polycystic ovarian syndrome', dapat menyebabkan rambut menipis. Ini tak hanya disebabkan karena adanya sedikit rambut di kepala, tapi juga rambut yang lebih tipis. "

Hal ini penting untuk mengidentifikasi apakah rambut Anda tumbuh secara merata. Jika tidak, Anda perlu waspada, karena mungkin ada gejala gangguan kesehatan lebih serius. Untuk mengetahuinya, Anda dapat melakukan tes darah. Dan, untuk solusi jangka pendek ada cara untuk menciptakan ilusi rambut tebal.

Larutan kimia, seperti pewarna sekaligus penyubur rambut dan produk pengeriting rambut, dapat menyebabkan rambut rapuh dan rontok.

Untuk memperbaiki rambut tipis ada baiknya menggunakan produk-produk yang tidak akan mengubah struktur, tapi bekerja dengan halus melapisi setiap rambut, sehingga membuat rambut terlihat lebih tebal.

Rambut kusam
Rambut berkilau memberikan kesan muda dan sehat. Alasan rambut sering terlihat kusam adalah karena lebih banyak rambut halus dan lebih rentan terhadap kerusakan. Namun, menurut Kingsley, ada beberapa hal yang menyebabkan rambut terlihat lebih kasar dan kusam. Terjadinya kerusakan pada kutikula rambut atau pada bagian permukaan luar rambut sering terasa seperti panas akibat terlalu banyaknya penggunaan produk berbahan kimia.

Jadi, hindari penggunaan besi panas sebagai pengeriting atau pelurus rambut. Sebab, penggunaan terlalu sering bisa menyebabkan rambut terlihat 20 tahun lebih tua. Tinggalkan produk kecantikan berbahan kimia. Menggunakan serum adalah cara cepat untuk membuat rambut lebih bersinar. Untuk hasil terbaik, ikuti dengan penggunaan kondisioner, yang membantu meratakan kutikula sehingga memantulkan kilau rambut lebih baik.

Rambut beruban
Banyak orang berusaha menyamarkan warna rambut beruban dengan menggunakan cat pewarna rambut kimiawi. Namun, Cetera Domba, pakar pewarna rambut menjelaskan, sesungguhnya warna alami rambut seperti warna perak untuk rambut beruban juga tidak selamanya terlihat buruk. Daripada mewarnai rambut dengan warna lain, lebih baik memperbaikinya agar terlihat lebih berkilau.

"Jika hanya ada beberapa rambut beruban, cobalah pilih warna alami rambut Anda," katanya.

• VIVAnews

Gempa Chili Memperpendek Umur Hari


VIVAnews - Gempa bumi berukuran 8,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Chili pekan lalu kemungkinan menggeser poros bumi dan memperpendek usia hari. Demikian dikatakan para ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Selasa 2 Maret 2010.

Perubahan poros bumi tidak signifikan, tetapi berlangsung permanen di mana, berdasarkan perhitungan awal, satu hari akan akan menjadi lebih pendek 1,26 mikrodetik. Satu mikrodetik setara dengan satu per satu juta detik.

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN, gempa besar memindahkan bebatuan dan mengubah distribusi massa planet Bumi. Saat distribusi itu berubah, maka mengubah pula kecepatan rotasi planet. Dan, tingkat rotasi itu menentukan panjangnya waktu dalam satu hari.

"Peristiwa di dunia yang melibatkan pergerakan massa berakibat pada rotasi Bumi," kata Benjamin Fong Chao dari Goddard Space Flight Center NASA Greenbelt, Maryland, seraya menjelaskan fenomena tahun 2005.

Ilmuwan menggunakan analogi seorang pemain skateboard. "Saat dia menarik lengannya ke tubuh, dia akan berputar lebih cepat," lanjut Chao. Ini karena, menarik lengan dalam kasus pemain skateboard itu, mengubah distribusi massa pemain, dan juga perubahan kecepatan rotasi.

Richard Gross, ahli geofisika Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, menggunakan model komputer untuk menentukan bagaimana gempa 8,8 SR tersebut bisa mempengaruhi Bumi.

Dia menjelaskan bahwa gempa tersebut mengubah poros utama Bumi sekitar 8 sentimeter. Poros utama ini merupakan satu putaran di mana massa Bumi diseimbangkan. Pergeseran poros itu yang kemungkinan bisa memperpendek hari.

Gempa bumi 9,1 SR tahun 2004 yang memicu gelombang tsunami mematikan di Samudera Hindia, memperpendek hari sebesar 6,8 mikrodetik. Di sisi lain, usia hari bisa bertambah. Sebagai contoh, bila waduk Three Gorges di China diisi air, maka waduk tersebut akan menampung 40 kilometer kubik air. Perubahan massa tersebut akan memperpanjang usia hari sebesar 0,06 mikrodetik.

• VIVAnews

Wallahu'alam bish-showab